Apa?

Rasanya pas sekali menjadikan kata di atas ini menjadi judul pertama postingan di wordpress ini. Mengapa? Yah, saat itu saya masih kecil. Belum satupun kata yang jelas yang telah terucap dari mulut saya. Masih umur yang normal bagi seorang bayi untuk masih belum bertutur kata.

Namun semua berubah ketika.. Bukan, bukan ketika negara api menyerang. Bahkan mungkin saat itu Aang belum direncanakan. Semua berubah ketika keluarga saya pergi ke suatu tempat yang melalui jalan tanpa hambatan alias jalan tol di jalurnya. Menjelang mendekatnya mobil ke loket pembayaran, saya yang waktu itu masih putih menunjuk papan penunjuk jalan tol, mengangkat tangan yang masih gendut dan buntat, kemudian berkata “Apa?”.

Hal tersebut pun berlangsung pada banyak benda, tak hanya papan penunjuk jalan tol saja.

Saya tidak tahu dan tidak ingat bagaimana reaksi keluarga saya ketika saya melakukan itu. Namun cerita akan hal tersebut terlalu mengesankan bagi saya. Dengan pola pikir sok analitis, saya menghubung-hubungkan kata pertama tersebut dengan karakteristik saya. Saya yang memang suka ingin tahu (atau dalam bahasa Inggrisnya: curious), tumbuh menjadi orang yang banyak bertanya pada orang-orang terdekat. Korbannya biasanya ayah saya. Untung, beliau sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.

Kebiasaan tersebut pun berlanjut hingga saya sudah sebesar ini. Saat tulisan ini dibuat, saya sudah berumur 20 tahun lebih 1 bulan dalam siklus matahari. Saya suka bertanya-tanya mengenai berbagai hal hingga mendetail, apalagi jika hal tersebut merupakan hal yang saya minati. Pertanyaan tersebut bisa saya kemukakan ke orang lain, namun bisa juga hanya terpendam di dalam otak.

Atau mungkin saja pertanyaan tersebut saya tuliskan dalam kata-kata.

Memang penjelasan mengenai judul postingan pertama saya di wordpress ini hanya sesederhana itu. Semoga dengan “kata pertama” ini, blog ini bisa terus berlanjut. Saya memang memiliki blog dengan platform Tumblr yang bisa dikunjungi di sini, namun rasanya saya masih membutuhkan tempat untuk menulis karena atmosfer Tumblr yang berbeda dengan di sini.

Semoga tulisan-tulisan di sini bisa terus berlanjut. Mungkin saya akan memposting ulang beberapa tulisan saya di Tumblr baik dengan maupun tanpa modifikasi. Mungkin saya akan memposting dengan bahasa Inggris, mungkin pula dengan bahasa Indonesia. Semuanya karena saya masih merupakan budak dari hal bernama mood. 

Sekian untuk malam ini.

x

-N

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: