Hujan

Sudah lama sejak terakhir kali saya menikmati hujan. Saat-saat ketika saya menikmati rintik hujan yang pertama, kemudian ketika rintikan itu bertambah banyak dan deras rasanya sudah berbulan-bulan yang lalu.

Saya mencintai hujan. Hawa dingin dan suara yang menenangkan hanyalah sebagian kecil hal yang saya sukai dari hujan. Motor-motor berhenti untuk berteduh, membuat lalu lintas jauh lebih lancar. Menikmati hujan dengan menyusuri kalimat-kalimat bermakna dan menambah wawasan disertai alunan nada yang menyenangkan rasanya surga dunia.

Buku, hujan, dan musik. Sempurna. Apalagi jika ditambah dengan jendela yang menghadap ke pusat kota, di mana terhampar pemandangan seluruh kota dan saya bisa mengamati perilaku-perilaku manusia saat hujan. Memperhatikan gerutu para pembenci hujan. Mengamati peneduh-peneduh yang menghindari basah. Melihat kendaraan-kendaraan yang seenaknya melewati genangan air dan menciprati sekelilingnya.

Membuat saya teringat bahwa tak ada jendela di kamar saya.

Saya rindu hujan. Dan saya hanya bisa berharap kamu yang belum saya ketahui menyukai dan merindukannya juga. Semoga.

x

-N, mendengarkan rainymood.com dengan khusyuk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: