What did you do on holiday?

Bingung juga jika ditanya seperti itu. Karena sepertinya tiga bulan kemarin bukanlah liburan karena dua bulan pertama dihabiskan dengan kerja praktek yang sedikit menyebalkan tapi menambah banyak pengalaman non-kerja dan sebulan terakhir dihabiskan dengan berpuasa. Di rumah. Deg-degan nunggu pengumuman adik. Dan sebagainya.

Daripada meratapi kembali nasib yang sudah diratapi kemarin, mari menghitung apa saja yang sudah dikerjakan selama liburan:

  1. Baca buku! Yeahh. Ini yang paling bikin liburan ini agak ada artinya. Selama liburan ini, saya keliling Westeros, Essos, Tokyo, Capitol, dan banyak lagi. Buku-buku yang dibaca antara lain: A Storm of Swords, A Feast for Crows, Norwegian Wood, Supernova, Catching Fire, A Dance With Dragons, Perahu Kertas, dan banyak bacaan acak lainnya. Total halaman? Karena A Storm of Swords 992 halaman, A Feast for Crows 753 halaman, A Dance With Dragons 1056 halaman, maka totalnya akan melebihi 3000 halaman. Wow!
  2. Menemukan arti hidup. Haha apeu. Nggak segitunya sih, tapi jadi menemukan keinginan hidup yang sebenarnya. Traveling, melihat dunia sebanyak-banyaknya, nikah, duit yang banyak, dan lain-lain.
  3. Main games komputer! Pasti. Liburan tanpa games adalah liburan yang sia-sia! Beberapa game dijabanin deh. Seperti Chocolatier 2, Beach Life, Annabel, The Sims 3, dan SimCity Social. Nggak kayak gamer-gamer lainnya, saya memang cups banget urusan ini. Sukanya yang sendiri dan strategi, haha.

    Chocolatier 2 di bagian Indonesia. Bikin ngiler cokelat. (click for zoom)

  4. Mencoba beberapa mal Jakarta. Hampir setiap minggu tujuannya berubah. Grand Indonesia, Plaza Indonesia, Plaza Senayan, FX, EX, Sarinah (eh bukan mal deng), dan sebagainya yang memang berbeda banget dengan mal yang ada di Bandung yang masih bisa terpetakan dengan sekali jalan. Bikin pendatang ngerasa level kampungannya bertambah berkali-kali lipat karena bisa nyasar di dalam ruangan.
  5. A Song of Ice and Fire fangirling. Apa ya bahasa Indonesianya “fangirling”? Bingung juga. Intinya sih nyari tahu semua hal yang berhubungan dengan ASOIAF karena GILA BANGET SERIAL ITU ADIKTIF BANGET. Ibarat Harry Potter bagi Nadinastiti berumur 9 tahun, ASOIAF menyihir Nadinastiti yang berumur 20 tahun. UWOW UYEAH!

    Hizdahr, Daario, Daenerys, Missandei, by Eleanor Ferguson

  6. Ngulang The Big Bang Theory… dan ternyata banyak jokes yang sekarang baru ngerti setelah nonton Star Wars dan berbagai serial fiksi ilmiah lainnya. Haha. Oh, Sheldon!

  7. Belajar budaya Jakarta yang.. wow kaka wow~ Beda banget dengan Bandung. Semacam tua di jalan gitu.
  8. Belajar bagaimana cara mengelola kosan. Tentu saja belajar dari pengalaman super buruk selama ngekos di kosan mahal yang nggak worth-it. Hahaha.

Eh lumayan banyak juga ternyata! Tapi hanya satu yang kurang. Nggak keluar dari Bandung ataupun Jakarta 😥 Hampa rasanya liburan ini. Terakhir kali keluar pulau udah dua tahun lalu. Huft.. (backsound: It’s all about the money, it’s all about dum-dum-dum-durudum~)

Singkatnya: belum puas liburan!

N

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: